Senin, 01 November 2010

Praktek keempat

Kelas IP address

Host ID adalah byte setelah byte-byte dari Network ID pada sebuah alamat network, yang menunjukkan host itu sendiri. Misal:

Untuk IP address Kelas A IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.

Karakteristik IP Kelas A Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH Bit Pertama : 0 NetworkID : 8 bit HostID : 24 bit Bit Pertama : 0 -127 Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan) Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x Jumlah IP : 16.777.214 Misalnya IP address 120.31.45.18 maka Network ID = 120 HostID = 31.45.18 Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120

Untuk IP address Kelas B IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama berikan angka 10 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 128 – 191.

Karakteristik IP Kelas B Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH Bit Pertama : 10 NetworkID : 16 bit HostID : 16 bit Bit Pertama : 128 -191 Jumlah : 16.384 Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x Jumlah IP : 65.532 Misalnya IP address 150.70.45.18 maka Network ID = 150.70 HostID = 60.56 Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70

Untuk IP address Kelas C IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 192 – 223.

Karakteristik IP Kelas C Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH Bit Pertama : 110 NetworkID : 24 bit HostID : 8 bit Bit Pertama : 192 - 223 Jumlah : 16.384 Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x Jumlah IP : 254 IP Misalnya IP address 192.168.1.1 maka Network ID = 192.168.1 HostID = 1 Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1 Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namum kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal namum digunakan untuk IP multicasting dan untuk experimental.

IP dan Netmask

Pengalamatan Logik merupakan gabunagn antarra IP dan Netmask

penulisan biasanya sbb:

  • IP : 202.95.151.129
  • Netmask : 255.255.255.0
Perhitungan antara IP dan Netmask akan menghasilkan NetworkID

IP Addresses

Terdiri dari 2 bagian :
  • Nomor network, Biasa disebut NetworkID (NetID)
dalam satu jarinagn NetID untuk semua jarinagn sama
  • Nomor host (HostId)
inilah yang biasa disebut IP Address, dalam satu jaringan tidak ada yang nomor IP-nya sama.

> IP Broadcast

Adalah IP address yang digunakan untuk broadcast. Dari conto di atas maka IP Broadcast nya adalah 192.168.0.255 .

Note : IP Broadcast adalah IP terakhir dari sebuah segmen (kebalikan dari Net-ID). Dalam implementasinya IP ini juga tidak dapat digunakan pada sebuah host.

-> Subnet Mask (Netmask)

Adalah angka binner 32 bit yang digunakan untuk :

  • membedakan Net-ID dan Host-ID
  • menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar
  • Kelas A : 11111111.00000000.00000000.00000000 = 255.0.0.0
    Kelas B : 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0
    Kelas C : 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0

    Conto :
    sebuah segmen dengan IP range 192.168.0.0 – 192.168.0.255 maka Netmask nya adalah : 255.255.255.0

    .

    -> Prefix

    Adalah penulisan singkat dari sebuah Netmask. Dari conto juga maka prefix nya adalah 24 maka menuliskan prefix-nya 192.168.0.0/24

    -> Jumlah IP yang tersedia

    Adalah jumlah IP address yang tersedia dalam sebuah segmen (blok). Dari conto di atas maka Jumlah IP yang tersedia sebanyak 256 (192.168.0.0 – 192.168.0.255)

    Note : Dalam implementasinya tidak semua IP yang tersedia dapat digunakan karena ada 2 IP yang akan digunakan sebagai Net-ID dan Broadcast..

    -> Jumlah Host

    Adalah jumlah dari IP address yang dapat dipakai dalam sebuah segmen. Dari conto di atas maka jumlah host-nya adalah 254 (192.168.0.1 – 192.168.0.254). IP 192.168.0.0 sebagai Net-ID dan 192.168.0.255 sebagai Broadcast-nya.

    Note : Jumlah Host = Jumlah IP yg tersedia – 2

    -> IP Public

    Adalah IP address yang dapat dikenali di jaringan internet.
    Conto :
    202.95.144.4, 64.3.2.45, 4.2.2.1 dst

    Note : IP Public akan kita dapatkan jika kita berlangganan Leased Line.

    -> IP Private

    Adalah IP address yang hanya dapat dikenali di jaringan local (LAN).
    Conto :
    192.168.1.1, 192.168.0.5, 192.168.10.200 dst

    Note : IP Private dapat kita gunakan semau kita untuk membangun LAN tanpa harus berlangganan Internet seperti Leased Line.

    Cara membaca :

    Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.255.255.0 yang apabila di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.11111111.11111111.00000000. Kita ambil 8 bit terakhir yaitu .00000000.
    Apabila pada kolom pertama di beri nilai ’1′ dan yg lainnya bernilai ’0′ ( .10000000 ) maka

    1. Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 128 nomor
    2. Netmask yang harus dipakai adalah 255.255.255.128
    3. Kita dapat menuliskan IP tersebut 192.168.0.0/25 dengan 25 sebagai nilai prefix-nya.
    4. Jumlah segmen yang terbentuk sebanyak 2 yaitu
       192.168.0.0 - 192.168.0.127 -> sesuai dgn point 1. IP yang tersedia sebanyak 128 buah tiap segmen
      192.168.0.128 - 192.168.0.255
    5. Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 126 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast .


    http://ridwantheaa.blogspot.com
    http://id.wikipedia.org/wiki/Host_ID

    Minggu, 24 Oktober 2010

    praktik ketiga

    pada praktik ini kita belajar untuk menghubungkan komputer dengan switch, dengan menggunakan kabel LAN yang kita buat.

    Bagian- bagian switch:
    didalam switch terdiri dari:
    • Port, pada bagian port ini ada yang 12, 24.
    • Lampu led. pada bagian ini untuk melihat bahwa komputer terhubung dengan jaringan swich.
    • Fan, fan ini terdapat pada switch yang besar yang ada 24 port atau lebih.
    • Power supply, terdapat pada switch yang 24 port atau lebih.




    Membangun jaringan menggunakan switch:

    Pada praktik ini kita membangun jaringan menggunakan switch jadi kita belum menggunakan server. Sebelum menghubungkan komputer dengan jaringan, kita harus mensetting komputer kita, dengan cara:

    1. Menyeting IP address pertama masuk ke control panel pilih network and internet connection
    lalu pilih network connection. Lalu pilih Local area connection klik kanan, pilih properties. lalu pilih internet protocol TCP/IP. Pilih properties lalu akan muncul internet protocol TCP/IP properties lalu pilih use the following IP address, masukkan no IP.

    2. setelah itu kita coba ping di komputer masing-masing. Setelah berhasil kita mensetting workgroup. dengan cara masuk my computer dengan klik kanan pilih properties. setelah itu akan muncul wizard system properties. pilih tab computer name. lalu klik change dan ubah nama workgroup menjadi yang anda inginkan atau workgroup saja.

    3. setelah itu untuk melihat komputer siapa saja yang terhubung ke jaringan lokal, kita lihat dengan view connection disana akan ditampilkan komputer yang terhubung ke switch. setelah itu akan muncul semua komputer yang terhubung.

    File sharing:

    untuk mensharing file antar komputer yang terhubung ke jaringan local. kita buat file yang akan di sharing. buat folder yang akan di sharing, setelah itu klik kanan pilih sharing and security. setelah itu pilih network sharing and security pilih dan centrang pada share this folder in the network. setelah itu folder kita sudah bisa disharing dan bisa diakses dari komputer yang terhubung pada jaringan lokal. dengan cara klik pada view network connection dan pilih komputer yang akan kita ambil foldernya, setelah itu kita bisa melihat folder yang disharing.



    Setting IP Address pada linux :

    Bingung saat pertama kali pakai linux?? Mau setting ip addres dan DNS.

    ayo, langsung saja.

    masuk ke shell, jangan lupa login sebagai root
    xlam@cyberkios:~$ sudo su
    Password:
    root@cyberkios:/# vi /etc/network/interfaces
    auto lo
    iface lo inet loopback
    address 127.0.0.1
    netmask 255.0.0.0

    auto eth0 #berfungsi agar alamat ip di simpan secara permanen meskipun linux di restart

    iface eth0 inet static #interface eth0 ip di setting secara static atau manual

    address 202.159.3.67
    netmask 255.255.255.224
    gateway 202.159.3.90

    Untuk setting DNS anda bisa masuk ke :

    root@cyberkios:/# vi /etc/resolv.conf

    nameserver 202.159.32.2

    nameserver 202.159.33.2 #alamat DNS di sesuaikan dengan ISP yang anda gunakan

    Setelah itu kita restart network kita dengan perintah :

    root@cyberkios:/etc/init.d/networking restart

    #Kita cek konfigurasi anda sudah jalan atau belum
    root@cyberkios:/# ifconfig
    eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:02:44:91:47:83
    inet addr:202.159.3.67 Bcast:202.159.3.95 Mask:255.255.255.224
    UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
    RX packets:169988 errors:67 dropped:0 overruns:0 frame:0
    TX packets:6082 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
    collisions:1528 txqueuelen:1000
    RX bytes:141935582 (135.3 MiB) TX bytes:812217 (793.1 KiB)
    Interrupt:5

    lo Link encap:Local Loopback
    inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
    UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
    RX packets:48 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
    TX packets:48 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
    collisions:0 txqueuelen:0
    RX bytes:3753 (3.6 KiB) TX bytes:3753 (3.6 KiB)
    root@cyberkios:/# ping google.com
    PING google.com (64.233.167.99) 56(84) bytes of data.
    64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=1 ttl=237 time=420 ms
    64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=2 ttl=237 time=330 ms
    64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=3 ttl=237 time=545 ms
    64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=4 ttl=237 time=429 ms
    64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=5 ttl=237 time=329 ms

    — google.com ping statistics —
    5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4010ms
    rtt min/avg/max/mdev = 329.664/411.183/545.187/79.429 ms
    root@cyberkios:/#

    sumber :

    http://cyberkiosonline.wordpress.com/2007/05/23/cara-setting-ip-addres-dan-dns-di-linux-newbie/


    Kamis, 14 Oktober 2010

    Praktik kedua

    pada praktik kedua ini kita membuat sebuah kabel untuk membangun jaringan, kabel ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet.

    disini digunakan kabel UTP untuk membuat kabel LAN (Local Area Network), dan untuk memasang kabel tersebut kedalam port komputer/laptop menggunakan konektor Rj45.

    susunan kabel yang dikenal ada dua yaitu cross dan straight

    Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :

    1. Putih Orange

    2. Orange

    3. Putih Hijau

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Hijau

    7. Putih Coklat

    8. Coklat


    Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :

    1. Putih Orange

    2. Orange

    3. Putih Hijau

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Hijau

    7. Putih Coklat

    8. Coklat

    setelah membuka kabel lalu kita mengurutkannya, stelah mengurutkannya lalu kita potong sejajar agar bisa dipasangkan ke Rj-45. setelah itu kita meng-crimpingnya agar tidak lepas dengan tang crimping atau sering disebut crimping tools.





    Saat meng-crimping kabel, pastijkan kulit kabel harus ikut ter-crimping agar tidak lepas ketika dilepas.



    Setelah meng-crimping kabel lalu kita mngeceknya menggunakan LAN Tester. Setelah itu kita mengujinya menggunakan komputer, dengan jaringan peer to peer.








    Pada jaringan peer to peer kita menseting ip address dengan masuk ke control panel-> network and internet-> network connection. klik kanan pada local area connection lalu pilih properties. pada tab networking pilih TCP/IP pada kolom This connection uses this following items. setelah itu pilih properties. lalu setelah muncul tampilan Internet Protocol pilih Use the following IP address ketikkan IP address dengan 192.168.0.1 dan pada komputer yang satunya kita set 192.168.0.2 dan isikan subnet masknya 255.255.255.0. setelah itu klik ok -> close. untuk mengecek jaringannya kita ke commadpromt, setelah muncul tampilan commandpromt kita ketikkan "ping". setelah muncul balasan dari komputer yang satunya, berarti komputer kita sudah terhubung.


    http://dimas-embe.blogspot.com/2008/02/urutan-kabel-utp.html




    Rabu, 06 Oktober 2010

    Praktek Pertama

    Dalam pelajaran Enterprise Network kita di tuntut untuk mengetahui tentang jaringan komputer yang ada di dunia nyata. Tetapi selain itu juga kita wajib untuk mengetahui bagaimana konfigurasi jaringan yang ada di dalam sistem komputer.

    dalam praktik pertama ini kita mempelajari tentang bagaimana melihat jaringan komputer dalam commad bukan dalam bentuk fisik atau nyata. contoh-contoh command yang sudah dipelajari adalah sebagai berikut:

    *Perintah "su"
    Untuk login sementara sebagai user lain. perintah ini juga untuk masuk ke dalam root

    *Perintah "sudo"
    Untuk login sebagai superuser.

    *Perintah "ping"
    untuk memeriksa konektivitas antar jaringan melalui sebuah protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) dengan cara mengirim sebuah paket Internet Control Message Protocol (ICMP) kepada alamat IP yang hendak diuji coba konektivitasnya.
    Contoh penggunaan:

    # ping www.slackware.com

    untuk berhenti pada perintah ini tekan tombol "Ctrl+C"

    * Perintah "man"
    Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

    $ man

    *Perintah "man dmesg"
    Menampilkan isi buffer kernel.

    #man dmesg

    * Perintah "netstat"
    Dengan perintah netstat, maka akan menampilkan, network connections, routing tables, interface statistics, masquerade connections, dan multicast memberships. Contoh penggunaan:

    # netstat

    * Perintah "traceroute"
    Perintah traceroute sangat berguna untuk mendiagnosa jaringan. Perintah traceroute akan menampilkan setiap host yang dilewati oleh paket pada saat mencoba menuju tujuannya. Contoh penggunaan:

    # traceroute www.slackware.com

    * Perintah "ifconfig"
    adalah sebuah perintah pada linux yang digunakan untuk mengkonfigurasi interface jaringan.Hal ini digunakan pada saat booting untuk mengatur interface yang diperlukan. Setelah itu, umumnya hanya dibutuhkan ketika debugging atau ketika sistem tuning diperlukan

    #ifconfig

    *Perintah "route"
    Untuk memanipulasi tabel routing IP kernel. Kegunaan utamanya adalah untuk mengkonfigurasi rute statis untuk host tertentu atau jaringan melalui antarmuka setelah itu telah dikonfigurasi dengan program ifconfig. Ketika menggunakan Tambah atau pilihan, menyesuaikan jalur rute

    #route

    *Perintah "mtr"
    Untuk menyelidiki koneksi jaringan antara host mtr berjalan pada HOSTNAME. dengan mengirimkan paket dengan TTLs purposly rendah. Terus untuk mengirim paket dengan TTL, mencatat waktu respon dari router menengah. Hal ini memungkinkan mtr untuk mencetak persentase waktu respon dan tanggapan dari rute internet untuk HOSTNAME.

    #mtr

    *Perintah "nslookup"
    untuk server query internet domain name. Nslookup memiliki dua modus: interaktif dan noniteraktif. Modus Interaktif memungkinkan pengguna untuk name server query untuk informasi tentang berbagai host dan domain, atau mencetak list host pada domain. Mode non-interactive digunakan untuk mencetak nama dan meminta informasi dari sebuah host atau domain

    #nslookup

    *Perintah "dmesg | grep eth"
    Untuk melihat setingan dan tipe ethernet

    #dmesg | grep eth

    Istilah-istilah:
    Netmask :Untuk pengelompokan pengalamatan.

    broadcast address: Alamat broadcast merupakan alamat logis yang semua perangkat yang terhubung ke jaringan komunikasi, akses beberapa diaktifkan untuk menerima datagrams

    Sumber:
    http://id.wikibooks.org/wiki/Gnu_%28Linux_Untuk_Awam%29/Perintah-perintah_dasar#su
    http://pcguru.okihelfiska.net/2009/05/jargon-komputer-ping/
    http://kuntoaji.blogspot.com/2008/11/perintah-ping-netstat-traceroute-dan.html
    http://id.wikipedia.org/wiki/Sudo
    http://www.belajarpc.info/menggunakan-perintah-ifconfig-pada-linux.htm
    http://linux.stogom.net/kernel/dmesg/
    http://en.wikipedia.org/wiki/Broadcast_address